Kesehatan lingkungan yaitu keadaan kesehatan manusia yang dipengaruhi oleh elemen lingkungan, seperti air bersih, udara bersih, lingkungan jasmaniah yang sehat, kwalitas makanan dan gizi, serta pengelolaan limbah dan bahan berbahaya. Kesehatan lingkungan penting untuk menjaga kwalitas hidup manusia dan meminimalkan risiko terkena penyakit.

Faktor Lingkungan yang Memberi Kesehatan
Faktor lingkungan yang memberi pengaruh kesehatan mencakup air bersih dan sanitasi, udara bersih, lingkungan jasmaniah yang sehat, kwalitas makanan dan gizi, serta pengelolaan limbah dan bahan berbahaya. Pencemaran air dan udara bisa memicu keadaan sulit kesehatan, seperti penyakit pernafasan, kanker, dan penyakit kulit. Limbah dan bahan berbahaya bisa menyebabkan keadaan sulit kesehatan jangka panjang, termasuk kerusakan organ dan sistem tubuh. Air bersih dan sanitasi yang buruk bisa memicu terjadinya penyakit yang menular melewati air seperti kolera dan diare. Udara yang tercemar bisa menyebabkan keadaan sulit kesehatan pernafasan seperti asma dan bronkitis, serta meningkatkan risiko terkena kanker.

Lingkungan jasmaniah yang tak sehat, seperti keadaan perumahan yang buruk dan kurangnya jalan masuk ke tempat rekreasi, bisa memberi pengaruh kesehatan mental dan jasmaniah. Kualitas makanan dan gizi yang buruk bisa menyebabkan keadaan sulit kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung. Pengelolaan limbah dan bahan spaceman pragmatic play berbahaya yang buruk bisa menyebabkan kerusakan organ dan sistem tubuh, serta meningkatkan risiko terkena penyakit tertentu. Oleh sebab itu, menjaga kwalitas lingkungan yang sehat betul-betul penting untuk menjaga kesehatan manusia.

Penyakit Lingkungan
Sebagian penyakit lingkungan yang biasa terjadi yaitu penyakit yang disebabkan oleh air kumal dan sanitasi yang buruk, penyakit yang disebabkan oleh polusi udara, penyakit yang disebabkan oleh kontaminasi lingkungan jasmaniah, penyakit yang disebabkan oleh kurangnya gizi, dan penyakit yang disebabkan oleh paparan bahan kimia berbahaya. Seumpama, paparan terhadap radon, bahan kimia yang ditemukan di dalam tanah dan batuan, bisa meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

Kecuali elemen-elemen lingkungan yang memberi pengaruh kesehatan, beberapa penyakit lingkungan juga menjadi keadaan sulit yang serius dan memberi pengaruh kesehatan manusia. Penyakit-penyakit lingkungan ini bisa memengaruhi kesehatan manusia melewati beberapa sistem yang berbeda, tergantung pada elemen lingkungan yang menyebabkannya.

Penyakit yang disebabkan oleh air kumal dan sanitasi yang buruk yaitu salah satu figur penyakit lingkungan yang biasa terjadi. Penyakit yang berhubungan dengan air kumal dan sanitasi yang buruk, seperti kolera dan diare, bisa menyebabkan dehidrasi, kehilangan elektrolit, dan malah kematian. Oleh sebab itu, betul-betul penting untuk memastikan bahwa pasokan air bersih dan sanitasi yang memadai tersedia dan diakses oleh seluruh orang.

Penyakit yang disebabkan oleh polusi udara juga menjadi keadaan sulit kesehatan yang signifikan di bermacam belahan dunia. Polusi udara bisa menyebabkan keadaan sulit kesehatan pernafasan seperti asma, bronkitis, dan pneumonia. Polusi udara juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker dan memberi pengaruh sistem kardiovaskular.

Penyakit yang disebabkan oleh kontaminasi lingkungan jasmaniah juga bisa memberi pengaruh kesehatan manusia. Sebagian figur penyakit yang disebabkan oleh kontaminasi lingkungan jasmaniah yaitu sakit kepala, iritasi mata, kulit, dan iritasi saluran pernafasan pengaruh paparan bahan kimia berbahaya atau partikel yang terdapat dalam lingkungan jasmaniah seperti asap rokok atau bahan kimia di lingkungan kerja.

Penyakit yang disebabkan oleh kurangnya gizi juga menjadi keadaan sulit kesehatan yang signifikan. Kurangnya gizi bisa menyebabkan penurunan energi tahan tubuh, kelemahan otot, dan penurunan produktivitas. Hati-buah hati dan ibu hamil yaitu kelompok yang paling rentan terhadap keadaan sulit kesehatan pengaruh kurangnya gizi.

Terakhir, paparan terhadap bahan kimia berbahaya bisa menyebabkan bermacam penyakit yang serius. Sebagian figur bahan kimia berbahaya yaitu timbal, merkuri, asbes, dan pestisida. Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia ini bisa meningkatkan risiko terkena kanker, kerusakan sistem saraf, dan keadaan sulit kesehatan lainnya.

Untuk menghindari penyakit lingkungan dan menjaga kesehatan lingkungan yang bagus, ada beberapa perbuatan yang bisa dilaksanakan oleh masyarakat. Salah satunya yaitu dengan menjaga kebersihan lingkungan, termasuk menjaga kebersihan air dan sanitasi, serta membuang sampah pada tempatnya. Kecuali itu, penerapan energi yang hemat dan ramah lingkungan juga bisa menolong mengurangi polusi udara. Masyarakat juga perlu mengamati kwalitas makanan yang dikonsumsi dan memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi sehat dan bergizi. Dengan melaksanakan perbuatan-perbuatan tersebut, kita bisa menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah terjadinya penyakit lingkungan yang berpengaruh buruk bagi kesehatan manusia.

Upaya Mempertahankan Kesehatan Lingkungan
Pencegahan pencemaran air, udara, dan tanah, pengelolaan limbah dan bahan berbahaya, pengawasan kwalitas makanan dan gizi, pendidikan dan promosi kesehatan lingkungan, serta aturan dan aturan untuk melindungi kesehatan lingkungan yaitu upaya yang bisa dilaksanakan untuk mempertahankan kesehatan lingkungan. Individu juga bisa berperan aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan dengan meminimalkan penerapan bahan kimia berbahaya, membuang sampah dengan benar, dan mengaplikasikan kendaraan ramah lingkungan.

Kecuali upaya yang disebutkan sebelumnya, ada beberapa langkah yang bisa diambil oleh individu untuk berperan aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan. Berikut yaitu beberapa umpamanya:

Mengurangi penerapan bahan kimia berbahaya: Individu bisa mengurangi penerapan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, insektisida, dan herbisida. Pilihan penerapan bahan kimia tersebut bisa dicari dengan mengaplikasikan bahan alami atau sistem organik.
Memilah dan membuang sampah dengan benar: Individu sepatutnya memilah dan membuang sampah dengan benar agar tak menimbulkan pencemaran lingkungan. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk, walaupun sampah non-organik seperti plastik dan kertas bisa didaur ulang.
Mengaplikasikan kendaraan ramah lingkungan: Individu bisa mengaplikasikan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda atau kendaraan listrik untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Menghemat energi: Individu bisa menghemat energi dengan mematikan kelengkapan elektronik dikala tak digunakan dan memilih kelengkapan elektronik yang hemat energi.
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar: Individu bisa menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan sistem membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan sekitar dari sampah, dan merawat tanaman.
Dengan melaksanakan langkah-langkah ini, individu bisa berperan aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan dan turut berpartisipasi dalam upaya global untuk melindungi lingkungan dan meningkatkan kesehatan manusia.

Ringkasan
Kesehatan lingkungan penting untuk menjaga kwalitas hidup manusia dan meminimalkan risiko terkena penyakit. Faktor lingkungan seperti air bersih dan sanitasi, udara bersih, lingkungan jasmaniah yang sehat, kwalitas makanan dan gizi, serta pengelolaan limbah dan bahan berbahaya bisa memberi pengaruh kesehatan manusia. Upaya untuk mempertahankan kesehatan lingkungan mencakup pencegahan pencemaran, pengelolaan limbah, pengawasan kwalitas makanan, pendidikan dan prom