Salah satu wujud latihan kombinasi untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah interval training. Kebugaran jasmani sendiri adalah suatu hal yang penting diperhatikan tiap orang. Pasalnya, kebugaran jasmani menjadi kunci kesehatan dan ketahanan tubuh yang hakekatnya.

Makin tinggi taraf kebugaran jasmani seseorang, maka kian bagus juga kemampuan kerja fisiknya. Kesanggupan kerja jasmani yang slot depo 10k bagus tentunya akan berakibat kepada produktivitas harian seseorang. Apalagi, acap kali berolahraga atau melakukan aktivitas jasmani turut menolong tubuh agar tidak gampang lemas.

Salah satu wujud latihan kombinasi untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah interval training. Ada sebagian wujud latihan simpel yang dapat dikerjakan untuk menjaga kebugaran jasmani seperti push up, sit up, leg squat, lari kencang.

Salah Satu Wujud Latihan Kombinasi untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani adalah Interval Training

Salah satu wujud latihan kombinasi untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah interval training. Interval Training adalah cara latihan yang melibatkan pengulangan sederet waktu yang terpisah antara periode latihan yang intens dengan periode rehat atau pemulihan yang lebih ringan. Dalam interval training, intensitas latihan dihasilkan lebih tinggi dan lebih rendah secara bergantian dalam periode tertentu untuk meningkatkan kebugaran dan kinerja atletik.

Salah satu wujud latihan kombinasi untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah interval training, yang memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kemampuan jantung dan daya otot dengan memaksa tubuh untuk mengikuti keadaan dengan peningkatan muatan latihan. Dalam interval training, tubuh berada dalam situasi yang disebut “area nyaman” selama latihan ringan dan di luar “area nyaman” selama latihan berat. Area nyaman ini adalah area yang terjadi ketika tubuh berada dalam situasi seimbang antara oksigen yang diterapkan oleh tubuh dan oksigen yang tersedia.

Salah satu wujud latihan kombinasi untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah interval training, contohonya mencakup lari kencang selama 30 detik, diikuti oleh berjalan perlahan selama 1 menit, atau latihan bersepeda dengan intensitas tinggi selama 1 menit, diikuti dengan 2 menit bersepeda dengan intensitas rendah.