Tanpa disadari, seluruh sesuatu mulai dari penuaan sampai gizi yang buruk, akan memengaruhi kondisi kuku. Hal ini bisa ditandai dengan kuku kering, menguning, tipis, dan gampang patah. Selain itu, sekali-sekali beberapa perawatan tertentu dan kondisi medis akan membikin kuku jadi lebih rapuh.

Hal itulah yang menjadi gejala penyakit bisa dipandang dari kondisi kuku Anda. Kesehatan kuku sungguh-sungguh erat kaitannya dengan seberapa baik fungsi tubuh di area lain. Sampai sering diciptakan sebagai indikator dari asupan gizi yang buruk atau pencernaan yang buruk.

Namun kalau Anda mengalami kondisi kuku tak sehat, cuma melibatkan satu atau dua kuku. Itu tak berkaitan dengan keadaan sulit kesehatan serius apa bahkan. Kuku yang sehat dianggap halus, tanpa perubahan warna. Namun kalau mulai ada perubahan tekstur dan warna, sebaiknya perhatian panduan ini.

Berikut beberapa gejala penyakit yang kelihatan dari kuku, tolong deteksi kesehatan semenjak dini. Komplit dengan sistem memecahkan yang ideal.

  1. Rapuh

Diinformasikan dari Healthline, kuku spaceman gacor kasar dan pecah-pecah. Serta gampang retak menjadi salah satu keadaan sulit kuku yang paling sering dialami. Ini juga lebih sering kelihatan pada wanita. Secara ilmiah disebut onychoschizia.

Kuku rapuh lazimnya disebabkan oleh basah dan pengeringan berulang kali pada kuku jari. Jadi Anda wajib menerapkan sarung tangan dikala membasahi tangan, seperti dikala mencuci piring.

Cara memecahkannya: Anda bisa mencoba mengoleskan lotion yang mengandung asam alfa-hidroksi atau lanolin. Jika dirasa belum sukses bisa konsultasikan pada dokter. Salah satu gejala penyakit, hipotiroidisme juga bisa menyebabkan kuku lemah dan rapuh, seperti halnya kekurangan zat besi.

  1. Terlalu Lembut atau Lemah
    Kuku ini gampang patah atau bengkok sebelum patah. Kuku lunak mungkin disebabkan oleh terlalu banyak kelembapan atau bahan kimia. Kebiasaan terpapar deterjen, cairan pembersih, perawatan kuku berlebih, dan penghapus cat kuku seperti aseton.

Cara memecahkan: coba menghindari bahan kimia di sekitar kuku. Biarkan secara alami kuku melaksanakan pemulihan sendiri. Kuku yang lemah kemungkinan besar berkaitan dengan kekurangan vitamin B, kalsium, zat besi, atau asam lemak.

Demi mencegah gejala penyakit tak diinginkan, mulailah mengkonsumsi multivitamin yang mengandung kalsium dan vitamin B. Serta, tak mengkonsumsi zat besi sebagai suplemen, selain Anda tahu bahwa Anda kekurangan zat besi.

  1. Kuku Terkelupas
    Gejala penyakit berikutnya bisa dipandang dari kuku terkelupas. Hal ini mungkin disebabkan oleh stress berat eksternal pada kuku itu sendiri. Seumpama menerapkan kuku sebagai alat, menekan terlalu kuat atau menghilangkan cat kuku akrilik. Kuku juga bisa terkelupas kalau Anda merendam tangan terlalu lama di air berbusa.

Cara mengenali gejala penyakit dari kuku, cek penyebab internal atau eksternal. Apakah kuku kaki Anda juga mengelupas? Jika demikian, itu mungkin penyebab internal, seperti kekurangan zat besi. Jika tak, mungkin eksternal, seperti yang disebutkan sebelumnya.

Cara memecahkan: Jika berdasarkan Anda itu internal, tambahkan zat besi ke dalam makanan, seperti daging merah, sereal, kacang-kacangan, bayam, ikan, dan banyak lagi layak selera. Anda juga bisa mengkonsumsi biotin.

Namun kalau penyebabnya dari luar, jaga agar kuku tetap lembap dengan mengoleskan losion setelah melaksanakan kegiatan. Anda juga bisa menerapkan sarung tangan pelindung dikala mencuci piring.

  1. Tonjolan

Timbul tonjolan yang kelihatan seperti gelombang horizontal atau vertikal kecil di kuku. Tonjolan vertikal lazimnya timbul di kemudian hari dan mulai dari ujung kuku sampai kutikula. Selama tak disertai gejala lain seperti perubahan warna, ini masih aman.

Di sisi lain, punggung kuku dengan tonjolan horizontal, juga disebut garis Beau. Menjadi tanda dari gejala yang lebih serius.

Cara memecahkan: Kunjungi dokter untuk mengenal penyebab pastinya. Tonjolan vertikal bisa menjadi indikasi anemia. Meskipun garis horizontal bisa memperlihatkan kondisi yang mendasari sepertitanda penyakit ginjal, yang bisa menghentikan pertumbuhan kuku.

  1. Kuku Kuning
    Kuku kuning juga termasuk relatif awam dialami. Lazimnya disebabkan oleh infeksi laian atau respon dari produk cat kuku.

Cara memecahkannya: Kuku baru wajib tumbuh bersih kembali. Untuk menolong memecahkan infeksi, bisa menerapkan perawatan alami, seperti mengoles tea tree oil atau vitamin E. Multivitamin mungkin menolong dalam hal ini.

  1. Garis Hitam
    Kuku dengan garis hitam disebut pula perdarahan serpihan. Garis yang bisa kelihatan cokelat atau merah tua, kelihatan seperti serpihan. Mereka bisa timbul beberapa kali. Penyebab yang paling mungkin yaitu stress berat pada kuku, seperti jari yang tertekan benda sungguh-sungguh keras secara tak sengaja, atau jatuh.

Cara memecahkannya: Garis hitam hal yang demikian yaitu hasil dari peradangan pembuluh darah di bawah kuku. Dan akan hilang seiring waktu dikala kuku mulai tumbuh alami.

  1. Bintik Putih

Diterangkan oleh dokter Norris, \\”Bintik-bintik putih yang tersebar di kuku, yang lazimnya mulai timbul sekitar usia sekolah menengah, bisa menggambarkan defisiensi seng.\\”

Penyebab lain dari kuku dengan penuh bintik-bintik putih, termasuk respon alergi, infeksi jamur atau cedera pada kuku. \\”Lazimnya 30 miligram seng per hari selama tiga bulan akan meredakannya,\\” terang Norris.